Kamis, 22 Oktober 2020

Siapa Yang Paling Pantas Merayakan Hari Santri?


    
Hari ini 20 Oktober 2020, berbagai media ramai dengan perayaan Hari Santri. mulai dari media cetak, misalnya koran, majalah, buletin. dari berita utama, opini sisi lain, semua menguak tentang santri. Bahkan dimedia sosial, beranda, story, postingan semua nya berisi About Santri Days. 

Menengok sejarah adanya Hari Santri tak lepas dari sosok kharismatik, ulama masyhur, Hadratusysyaikh Hasyim 'Asyari. Atas dasar pemikiran beliau, bahwa sejak Proklamasi 17 Agustus 1945 Negara ini telah merdeka setuhnya. Berangkat dari situ, siapapun yang mengaku warga Negara Indonesia, wajib mempertahkan kemerdekaan. Merdeka Harga Mati

    Ketika taentara Belanda NICA yang datang bersama sekutu beberapa hari setelah proklamasi kemerdekaan, berbagai kalangan tidak suka dengan hal tersebut. Salah satunya yakni Kaum bersarung, para kyai, santri dari pesantren-pesantren yang berafiliasi dengan Nahdhatul Ulama KH. Hasyim Asyari. Kaum bersarung ini merasa akan ada peperangan lagi setelah kemerdekaan yang resmi disandang Negaranya. Maka ketika situasi yang panas pada Oktober 1945 di Surabaya, kaum santri berdiri tegak menagawal kemerdekaan Negaranya. Dengan adanya Fatwa Resolusi Jihad KH. Hasyim Asyari, santri NU diberbagai daerah berkumpul di Surabaya. mereka semua menyatakan Jihad mempertahankan kemerdekaan. Hingga pada akhirnya ketengangan peperanagn ini mencapai pada masa puncaknya di tanggal 10 November 1945 yang kita kenal dengan "Hari Pahlawan"

    KH. Agus Sunyoto dalam dawuhnya berkata "Dari Fatwa Mbah Hasyim 22 Oktober 1945, pecahlah peperangan besar 10 November 1945 di Surabaya. Jadi jika tak ada Resolusi Jihad yang digaungkan santri, tak akan ada 10 November yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan". 

   Santri punya peran besar bagi Negeri ini. Jadi jangan pernah meremehkan kaum santri. jika tak ada Resolusi Jihad nya Kaum Santri, bisa jadi Indonesia sampai sekarang belum merdeka seutuhnya. maka dari itu Penghormatan Negara ini cukup memberikan kebanggan bagi kaum Santri atas penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri.

    Akan tetapi, siapakah sebenarnya yang paling pantas merayakan Hari Santri itu? 

Hadrastussyaikh Hasyim Asyari, sebagai tokoh dibalik Resolusi Jihad adalah pendiri Nahdhatul Ulama. sebagai Tokoh yang paling dihormati dikalangan Nahdliyin, Resolusi Jihad yang beliau cetuskan adalah pengaruh utama adanya pergerakan santri, antusiasime mayarakat, khususnya warga Nahdliyin untuk turut memberikan kontribusi Jihad melawan penjajah, dan mempertahankan kemerdekaan. 

Jadi, santri-santri beliau lah yang paling pantas merayakayan Hari Santri.

Lalu, siapa yang bisa disebut Santri beliau?

Dalam riwayat, KH. Hasyim Asyari meninggalkan 3 warisan berharga dari hidupnya yakni, Nahdhatul Ulama, Pondok pesantren Tebuireng, dan Kitab-Kitab karangan beliau. Hal ini bisa menjadi pijakan awal mengetahui santri KH. Hasyim Asyari.

Pertama, Dalam Maqolah beliau yang masyhur, "Siapa saja yang ngramut NU, akan kuanggap sebagai santriku, siapa saja santriku, akan ku doaakan dia masuk surga"  Kedua, Santri Tebuireng adalah hakikat dari santri-santri beliau. siapapun yang belajar, mondok, atau tinggal ditebuireng adalah santri baliau. Ketiga, Siapa saja yang belajar dan mengkaji kitab-kitab karangan beliau bisa disebut sebagai santrinya.

Akan tetapi, keumuman definisi santri, dan objek penetapan Hari Santri. bisa membawa pada persepsi masing-masing dalam dalam memahami subjektivitas perayaan Hari Santri, 

Tebuireng, 22 Oktober 2020

Salam dari kami santri dan pelajar seluruh  Indonesia.

Selasa, 24 Maret 2020

Analisis (Suudzon) Korona

Menurut sejarah,  dahulu dizaman samurai dijepang ada Tabib yang melakukan pemerasan massal terhadap masyarakat. Ia meracuni masyarakat dengan ramuan yang ia buat yang dihanyutkan berbarengan arus sungai.  Setelah itu, masyarakat banyak yang sakit perut berhari hari. Akhirnya sang tabib menyampaikan woro woro kepada warga. Bahwa ia punya obat yang mampu menyembuhkan penyakit tersebut. Lalu para warga berduyun duyun berangkat kerumah sang tabib untuk berobat. Dari tipu muslihatnya itu sang tabib menjadi kaya, karena banyaknya pasien dari  kampung. 

Kejadian seperti ini sepertinya kembali di awal tahun 2020. Wabah korona yang awal mula ditemukan dikota kecil china. Yang masyarakatnya banyak mengonsumsi binatang binatang liar, Wuhan. Berangkat dari wuhan,  virus korona jenis Covid-19 menyebar ke berbagai daerah, bahkan negara negara didunia. 
Banyak korban jiwa akibat terinfeksi virus mematikan tersebut.  Hingga kegiatan apapun didunia yang bersifat kelompok ditiadakan. 

Virus ini sangat cepat tersebar,  bahkan dieropa khusunya Italia, korban jiwa sudah mencapai angka puluhan ribu. Indonesia pun setelah dipublikasikan dua orang warga terinfeksi, dalam seminggu kemudian sudah teridentifikasi lebih dari empat ratus orang. 

Waw,  cepat sekali. Tapi setelah banyak tersebar didunia. Ada kabar bahwa telah ditemukan vaksin korona yang katanya telah berhasil diuji coba di China bisa menghentikan tersebarnya virus korona. Sehingga akan diproduksi massal untuk disebar kenegara negara lain guna menghentikan wabah korona.

Wabah seperti ini sebenarnya bukan sekali atau dua kali dalam sejarah. WHO badan kesehatan dunia pernah meliris wabah seperti ini ditahun tahun tahun dan abad sebelumnya.

Hasil Analisis suudzon menyebutkan bahwa 
1. Adanya wabah ini merupakan Agenda besar seabad sekali dari perserikatan negara negara maju,  seperti Amerika,  China,  dan negara lain. Sebagaiman terjadinya wabah yang tepat seabad yabg lalu.  
2. Bencana seperti ini bukan hanya berbentuk wabah virus, bisa juga bencana alam.  
3. Tujuannya,  mengendalikan populasi manusi dibumi,  yang menurut ahli peritungan wong. Bumi akan timpang secara ekonomi dan sosial ,apabila berpenghuni lebih dari 500 Juta orang
4. Ada juga suudzon menyebutkan,  adanya wabah merupakan ajang tipu muslihat perniagaan 

Mungkin bila dianalisis,
Adanya virus dari china Tak lama kemudian, ditemukan vaksin penangkal juga dari China. 

Apakah ada sandiwara dibalik Wabah ini? China atau siapa dibalik itu? Bisa jadi memang begitu, wabah ini disetting sedimikian rupa oleh China guna memeras ekonomi negara negara lain? Dengan cara penjualan vaksin yang ia temukan sebagai penangkal Virus korona. Akhirnya banyak negara negara yang membeli vaksin dari china. Hingga akhirnya berhasillah tipu muslihatnya memeras negara negara lain dengan wabah korona yang ia buat tersebut. 

Konsep pemerasan ini tak jauh beda dengan yang dilakukan tabib jaman dahulu. Hanya saja dibalut dengan teknologi canggih sesuai perkembangan zaman ini. 

Ah,  sudahlah.  Semoga bencana ini segera berakhir.  Sehingga kita bisa Beraktifitas normal seperti biasanya. 

Alamul Huda 
23 Maret 2020

Selasa, 17 September 2019

Kemuliaan Guru

Alamul Huda Al M: Masalah Ilmu, Yang paling utama adalah Guru.

Sebagaimana disebutkan dalam syair yg dikutip kitab Ta’lim Muta’allim:

أُقَدِّمُ أُسْتَاذِي عَلَى نَفْسِ وَالِدِي ** وَإِنْ نَالَنِي مِنْ وَالِدِي الْفضْلَ وَالشَرَف

“Aku lebih mengutamakan guruku dari orang tuaku, meskipun aku mendapat dari orang tuaku keutamaan dan kemuliaan.”

فَذَاكَ مُرَبِّ الرُّوْحِ وَالرُّوْحُ جَوْهَرُ ** وَهذَا مُرَبِّ الْجِسْمِ وَالْجِسْمُ كَالصَّدَف

“Ustadzku adalah pengasuh jiwaku dan jiwa adalah bagaikan mutiara, sedangkan orang tuaku adalah pengasuh badanku dan badan bagaikan kerangnya.
Dikishkan, Al Alamah Syaikh Al Hulwani ketika sakit beliau dijenguk oleh semua santrinya. Kecuali Syaikh Abu Bakar Az Zaranzi. Ketika beliau sembuh dan bertemu dengan Syaikh Abu Bakar Az Zaranzi beliau bertanya, Mengapa engkau ketika Aku Sakit engkau tidak menjengukku? Karena pada saat itu aku repot melayani ibukku. Kemudian Syaikh Al Hulwani berkata,  Kalau begitu engkau akan mendapat umur panjang akan tetapi tidak mendapat Buah dari Ilmu. Pada kenyataanya, memang benar Perkataan dari Syaikh Al Hulwani. Syaikh Abu Bakar Az Zaranzi pengajiannya sepi. Dan tidak mendaoat manisnya kemanfaatan Ilmu.

Jumat, 14 Juni 2019

Nabi Musa Mengabdi dan Menikah

Madyan.
Setelah Kejadian itu Musa keluar dari Egypt menuju Kota Madyan dengan rasa Takut dan was was. Dalam perjalananya,ia berdoa “Ya Tuhanku, Selamatkanlah aku dari orang orang Dzalim itu” Yaitu, Firaun dan para pembesar Egypt. Dalam Riwayat disebutkan, bahwa allah mengirim kepada musa Malaikat berkuda untuk menuntunya kejalan yang dituju. Tatkala ia sampai di Sumber air dikota Madyan, yang konon katanya kota yang memiliki sumber air atau sumur yang selalu didatangi penggembala ternak, ia menjumpai banyak peternak disana yang sedang memberi minum ternaknya. Ia setelah mereka memberi minum ternaknya, sumber air itu ditutup lagi dengan batu yang diangkat sepuluh orang. Tiba tiba setelah itu Musa melihat ada dua orang perempuan yang sedang mengekang atau menahan ternaknya untuk minum di sumber air tersebut. Didatangilah oleh Musa ”Mengapa kamu tidak meminumkan ternakmu seperti pengembala lain?” Tanya Musa. Lalu mereka berdua menjelaskan Bahwa ia tidak bisa memberi minum ternaknya sebelum para peternak lain pergi dan mereka juga menjalaskan alasan mereka berternak, bahwa Orang tua mereka sudah berusia lanjut.  Maka, Musa pun timbul rasa kasihan kepada mereka Akhirnya ia membantu memberi minum ternak mereka. Diriwayatkan bahwa ia membuka sumber air sendirian, padahal batu pada sumber air tersebut biasanya dapat terbuka dengan sepuluh orang. lalu ia memberi minum ternak mereka hanya dengan satut imba saja karena ternak mereka telah merasa kenyang. Riwayat ini Shohih. Setelah kejadian itu, Salah seorang dari perempuan itu timbul rasa Kagum atas kebaikan yang dilakukan Musa. Ia selalu memperhatika yang dilakukan Musa. Ketika kedua perempuan itu akan pulang, Musa mencari tempat berteduh dibawah pohon, Riwayat menyebutkan Nama Pohonya adalah Pohon Samur. Disitulah Riwayat menyebutkan bahwa Allah berbicara Langsung kepada Musa. Disitu ia berdoa “ Ya Tuhanku, sesungguhnya aku membutuhkan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku”. Diisaat Musa berdoa, doanya terdengar oleh wanita tadi.
Sesampai dirumah, Ayahnya terheran heran dua gadisnya  pulang dengan cepat dalam beternak tidak seperti biasanya. Lalu Ayahnya menanyakan Apa yang dialaminya. Kemudian mereka menjelaskan. Akhirnya, Ayahnya menyuruh kepada salah seorang putrinya untuk memanggil Musa dihadapanya. Kemudian datanglah salah seorang dari Anaknya tadi kepada Musa dengan Malu malu. Riwayat menyebutkan bahwa wanita itu datang denagan menutup Auratnya layaknya seorang perawan. Wanita tersebut menjelaskan bahwa Ayahnya menyuruh memanggil untuk diberi balasan atas kebaikan yang dilakukan Musa.
Maka, ketika Musa telah sampai bertemu Ayah perempuan tadi, Musa menjelaskan tentang dirinya dan Latar belakang Ia meninggalkan Negrinya. Lalu, Ayahnya  berkata, “Janganlah kamu takut, kamu telah selamat dari orang orang Dzalim itu” . Disini Ulam berveda pendapat dalam menyebutkan ayah dari perempuan tersebut. Tetapi, kebanyakan dari Ulama menyebutkan bahwa Ayah perempuan tadi adalah Nabi Syuaib karena Nabi Syuaib yang diutus oleh Allah untuk Kota Madyan. Wa Ilaa Madyana Akhoohum Syuaibaa.  Tetapi, Riwayat dalam Hadits yang menyebutkan ayahnya tersebut adalah Nabi Syuaib Sanadnya tidak Shohih. Pendapat lain menyebutkan Ayah perempuan tersebut adalah Orang Mukmin dari Kaum Nabi Syuaib. Ulama lain menyebutkan bahwa Nabi Syuaib hidup Jauh sebelum Nabi Musa. Menurut Kitab kitab Israil Namanya adalah Sairun. Dan juga, seandainya dia adalah Syuaib pasti akan disebutkan dengan jelas Namanya dalam kisah ini di Al Quran. Tetapi, nyatanya tidak.
Salah satu dari Perempuan tadi mengajukan usul kepada Ayahnya, “Ya Ayahku, jadikanlah dia seorang yang bekerja kepada kita. Karena sesungguhnya, orang baik yang bekerja kepada kita adalah oran yang kuat lagi dapat dipercaya”. Ayahnya bertanya kepada anaknya tadi, “Apakah yang mendorongmu untuk usul seperti itu?” . Jawabnya,”Sesunggunya ia mampu mengangkat batu besar yang biasanya diangkat oleh sepuluh orang”. Dan ia juga mengatakan kepadaku, “Berjalanlah kamu dibelakangku. Bila aku salah jalan beritahulah aku dengan batu kerikil agar aku tahu jalan m,ana yang harus kutempuh” . Bila dilihat dari perkataan putrinya, ayahnya melihat ketertarikan darinya kepada Musa.
Pada Akhirnya Musa di diberi perkerjaan oleh Ayahnya yakni Dipekerjakan untuk menggembala domba selama delapan tahun. Tetapi, jika Musa ingin menambah dua tahun lagi itu termasuk kebaikannya. Sebagai balasan untuk itu, Ayahnya tadi akan mengawinkan Musa kepada salah satu Putrinya. Dalam Riwayat, Nama kedua putrinya ialah, Sufuriyah dan Layya. Tetapi, Ayahnya tadi tidak ingin memberatkan Musa. Jadi ia diberi Hak penuh terhadap keputusannya. Setelah itu, Musa Menyepakati perjanjian itu. Dan Musa dinikahkan kepada salah satu Putrinya. Pad Akhirnya, Musa hidup bersama dengan istrinya, Ayahnya dan keluarga hingga waktu yang ditentukan. Banyak Hadits denga Kualitasnya masing masing berbeda dalam menyebutkan Lamanya Musa bekerja kepada Ayahnya tadi. Tetapi menurut penulis, pendapat yang unggul ialah yang Paling lama, yakni sepuluh tahun.

Rabu, 12 Juni 2019

Nabi Musa Membunuh Kaum Egypt

Ketika Musa tumbuh dewasa, ia dianughrahi Hikmah dan Ilmu kemudian diangkatlah ia menjadi nabi. Dalam Al Qoshsos ayat 14-17 menerangkan tentang latar belakang diangkatnya Musa menjadi Nabi. Mukzizat berbicara langsung dengan Allah, hingga keterlibatannya dengan Pembunuhan di Egypt Mesir, kota Memphis.
Musa Masuk ke kota Memphis ketika Semua sedang lengah. Diriwayatkan bahwa beliau masuk ketika waktu malam dan juga ada riwayat lain ketika Siang hari. Maka ketika sampai di kota tersebut, ia mendapati perselisihan antara 2 orang dari keturunan Bani Israil dan 2 yang lain dari golongan musuhnnya, yakni dari kaum Egypt. Ketika melihat itu, seorang dari Bani Israil meminta tolong kepada Nabi Musa. Musa berfikir bahwa inilah kesempatan untuk membantu. Lalu Musa meninju Kaum Egypt tadi. Menurut riwayat fawakazahu ialah meninjunya dengan kepalan ada riwayat lain menyebutkan yaitu dengan Tongkat yang dibawa Musa. Seketika itu Salah seorang dari Kaum Egypt meninggal dunia. Musa akhirnya menyesal,  Hadzaa min Amali Assyatithon, Ini adalah perbuatan syaitan. Sesungguhnya syaitan adalah musuh yang nyata yang menyesatka. Kemudian Musa berdoa, Ya Tuhanku, aku telah meendzolimi diriku sendiri, karena itu ampunilah aku. Maka Allah mengampuninya, Sesungguhnya dia maha pengampun lagi maha Paenyayang.
Setelah kejadian itu, Ia merasa takut dinegeri itu dan juga was was. Ia memantau perkembangan perkara yang telah dilakukannya itu. Maka disuatu jalan ia bertemu lagi dengan seorang yang sebelumnya meminta pertolongan. Ia yang dari golongan Bani Israil meminta pertolongan lagi kepada Musa. Tetapi, Musa menolaknya. Innaka Laghowiyyun Mubin. “Sesungguhnya engkau orang yanag sesat dan Nyata(Kesesatanya).  Kemudian Musa smpat akan memukul orang Egypt tadi. Kemudian orang dari Bani Israil bertanya, “Apakah kau ingin membunhnya lagi seperti kamu kemaren membunuh dari mereka?”. Padahal peristiwa pembunhan sebelumnya tadi tidak ada yang mengetahui. Tetapi, setelah itu banyak orang Egypt mendengar kabar itu dan melaporkan kepada  Firaun. Akhirnya, Firaun marah dan menyuruh pasukannya menangkap dan membunuh Musa.
Kemudian, datanglah kepada musa seorang dari ujung kota. Diriwayatkan, orang tersebut adalah disifati laki laki (pemberani), karena ia memakai jalan pintas untuk segera sampai ke Musa dari ada jalan yang diambil pasukan yang akan menangkap Musa. Hai Musa, Innal Malaa ya’tamiruuna bika. Sesungguhnya Para pemimpin kota ini bermusyawarah tentang dirimu. Liyaqtuluuka Fakhruj Innii Laka minan Nasihiin” Untuk membunuhmu Maka, keluarlah(dari kota ini). Sesungguhnya aku bagimu adalah orang orang yang memberi Nasihat. Lalu Keluarlah Musa dari Negeri itu menuju Kota Madyan.

Sekilas Masa Kecil Nabi Musa

Sekilas Kisah Nabi Musa pada Surat Al Qosos ayat 1-13
Diriwayatkan, Bahwa dahulu kala Nabi Ibrahim terjadi permasalahan dengan Raja kerajaan mesir karena Raja tersebut menangkap siti sarah untuk dijadikan sebagai gundiknya. Kemudian, Nabi Ibrahim membuat pernyataan bahwa akan lahir dari keturunan kami yang akan menjadi penyebab runtuhnya kerajaan Mesir.  Sejak itu Bani Israil bergembira mengetahui Peernyataan Kakek mereka.
Pada zaman Kepemimpinan Raja Firaun, Firaun membuat peraturan bahwa setiap anak laki laki yang lahir harus dibunuh dan membiarkan hidup anak perempuan yang lahir untuk antisipasi kebenaran dari pernyataan Nabi Ibrahim sebelumnya. Dalam riwayat disebutkan para pembesar kerajaan protes terhadap kebijakan Fir’aun “Jika seterusnya seperti ini, Bani Israil akan habis” Lalu, Firaun mengubah kebijakan. Setahun anak laki laki bani israil dibunuh setahun lagi tidak. Dan pada tahun harus dibunuhnya anak laki laki Bani israil lahirlah Nabi Musa As. Dan ketika tidak, lahirlah Nabi Harun As.
Disebuah tempat Ibu Musa takut dengan kebijakan Firaun. Jadi, beliau sejak mengandung hingga melahirkan tidak ada yang tahu, karena beliau selalu didalam rumah. Takutnya ibu Musa berlipat setelah mengetahui  bahwa anak yang dikandungnya yaitu Laki Laki.  Ketika Musa lahir, beliau memutuskan utk mengahanyutkanya ke sungai. Diriwayat lain disebutkan, kakaknya yang menghanyutkannya. Dilain itu, para Dayang dari kerajaan Mesir melihat sebuah kotak terapung di sungai. Lalu diambillah dan dibawa kekerajaan dan diberikan kepada Asiyah istri dari Firaun. Setelah melihat Bayi Musa itu dia sangat menyukai Musa kecil. Firaun mengetahui dan menyuruh utk membunuhnya. Tetapi istrinya melarangnya, karena dia sangat Lucu, dan mampu menjadi penyejuk hatinya. Akhirnya Istrinya memohon utk bisa merawatnya. Kalaulah tak karena Istrinya Asiyah tersayang dia tak mau mengasuh Bayi Musa. Tak lama, Firaun juga menyukai musa kecil. Tetapi, musa kecil tidak mau menyusu dengan siapapun termasuk istri Firaun. Lalu Firaun membuat sayembara.”Barang siapa yang bisa menyusui anak angkatku akan diberi imbalan luar biasa” Terpilihlah, Ibu Kandung Nabi Musa. Musa kecil tidak mau menyusu selain pada ibu Kandungnya sendiri. Tetapi Ibu Musa menutupp identitasnya karena takut akan ancaman Firaun. Jadi, sejak kecil Musa disusui oleh ibu kandungnya sendiri.
Diriwayat lain disebutkan, Ketika Firaun bermain main dengan musa kecil, Mahkota yang dipakainya dijatuhkan. Lalu Firaun marah besar, dan berkeyakinan bahwa dialah yang akan menjadi penyebab jatuhnya kerajaan mesir. Tetapi Istrinya membela, menjelaskan bahwa dia masih kecil dan belum tahu apa apa. Kemudian Firaun mengetes dengan memberikan Roti dan bara api. Manakah yang dia ambil. Bila roti berarti dia sudah mengerti dan bila bara api yang diambil berarti dia memang masih kecil dan belum mengerti. Pada akhirnya Musa kecil mengambil dan sempat memasukan bara api kedalam mulutnya. Riwayat ini menjadi jawaban riwayat lain yang menjelaskan bahwa Nabi Musa tidak bisa Fasih atau basa kasare Pelat. Karena kejadian masa kecilnya itu.. Ibunya yang sebelumnya merasa sepoi kosong dan menyesal telah membuang ke sungai bergembira dengan kembalinya Musa dipangkuanya. Inilah janji yang benar bahwa Allah akan mengembalikan musa kepada ibunya dan akan menjadikan Musa menjadi Rosul kelak. Akhirnya ia tumbuh bersama Ibu kandungnya hingga ia dewasa.

Selasa, 02 Januari 2018

Pelajaran Dari Kebijaksanaan dan Kesetiaan

Sepasang pengantin baru yang sangat miskin tinggal di ladang yang kecil. Mereka ini masih muda.
Pada suatu hari si suami membuat cadangan berikut kepada isterinya.
“Sayang, saya akan meninggalkan rumah ini. Saya akan mengembara jauh, untuk mencari pekerjaan dan bekerja keras supaya dapat memberikan kamu kehidupan yang selesa yang selayaknya kamu dapat.  Saya tidak tahu berapa lama saya tinggal jauh dari kamu, cuma satu yang saya pinta, tunggu kepulangan saya, dan sepanjang kepergian saya, kamu harus setia kepada  saya, kerana saya akan setia kepada kamu.
Isterinya bersetuju, jadi pemuda itupun pergi. Dia jalan berhari-hari sehingga akhirnya dia bertemu dengan seorang peladang yang memerlukan pekerja. Pemuda itu menawarkan khidmatnya. Dia diterima. Oleh itu dia membincangkan syarat-syarat dengan majikannya.
“Saya akan bekerja selama mana yang saya mau dan apabila saya ingin pulang, tolong lepaskan saya daripada pekerjaan saya. Saya tidak mau menerima gaji saya. saya mau kamu simpankan itu untuk saya, sehingga pada hari saya akan pergi. Pada hari saya memutuskan untuk pulang, tolong berikan wang saya.”
Mereka sama-sama bersetuju. Jadi, pemuda itu bekerja selama dua puluh tahun tanpa  cuti dan tanpa rehat. Selepas dua puluh tahun, dia mendatangi majikannya dan berkata, “Tuan, saya mahukan wang saya, kerana saya ingin pulang.”
Majikan itu menjawab, “Baiklah, lagipun saya telah membuat perjanjian dengan kamu dan saya mematuhinya. Bagaimanapun, sebelum kamu pergi saya ingin menawarkan kepadamu sesuatu yang baru. Saya akan berikan semua wang kamu dan benarkan kamu pergi; atau saya berikan kamu tiga nasihat, tetapi kau tidak akan dapat wang itu. Sekarang, pergilah ke bilikmu dan fikirkan keputusanmu.”

Dia berfikir selama dua hari. Kemudian dia pergi berjumpa dengan majikannya dan berkata, “Saya mahukan tiga nasihat itu.”
Majikan itu menekankan semula, “Jika saya berikan kepadamu tiga nasihat, kamu kehilangan wangmu itu.”
Pemuda itu menjawab, “Saya mahu tiga nasihat itu.”

Kemudian majikan itu memberikan tiga nasihat:
1. Jangan mengambil jalan pintas dalam kehidupanmu, jalan pintas dan tidak diketahui boleh membahayakan nyawamu.
2. Jangan sekali-kali terlalu ingin tahu, kerana keingintahuan terhadap kejahatan boleh membunuh.
3. Jangan membuat keputusan ketika dalam kemarahan atau kesakitan, kerana  apabila kamu menyesal, itu sudah telambat.
Selepas memberikan tiga nasihat ini, majikan itu berkata kepadanya, “Di sini   ada tiga buku roti untukmu, dua untuk kau makan semasa dalam perjalanan dan yang terakhir adalah untuk kau makan bersama isterimu setelah kau sampai di rumah nanti.”
Jadi, pemuda itupun pergi, selepas dua puluh tahun jauh dari rumah dan isterinya  yang dia sangat cintai.
Selepas lima hari perjalanan, dia bertemu dengan seorang lelaki yang menyapa dia dan bertanya, “Ke mana kau pergi?”
Pemuda itu menjawab, “Ke suatu tempat kira-kira 20 hari perjalanan jika saya terus berjalan.
Orang itu berkata kepadanya, “Wahai pemuda, jalan itu sangat panjang! Saya tahu jalan pintas yang sangat selamat dan kau akan sampai dalam masa 5 hari sahaja.”
Pemuda itu mula ikut jalan yang dicadangkan, tetapi kemudian  dia teringat nasihat yang pertama. Lalu dia kembali mengikut jalan yang panjang. Beberapa hari kemudian dia ketahui bahawa jalan pintas itu membawa kepada serangan hendap.
Selepas beberapa hari perjalanan lagi, dia dapati rumah tumpangan di tepi jalan, di mana dia boleh berehat. Dia membayar sewa bilik dan setelah mandi dia baring untuk tidur. Pada malam itu dia terbangun kerana dia mendengar  jeritan yang menakutkan. Dia bangun dan pergi ke pintu untuk melihat apa yang berlaku. Ketika dia hendak membuka pintu, dia ingat nasihat yang kedua. Oleh itu dia kembali, baring dan tidur semula.
Esoknya, selepas sarapan, pemilik rumah tumpangan itu bertanya kepadanya sama ada dia tidak mendengar jeritan malam itu. Pemuda itu mengesahkan bahawa dia telah mendengar.
Kemudian tuan rumah itu berkata, “Kamu tidak ingin tahukah apa yang berlaku?”
Pemuda itu menjawab, “Tidak.”
Tuan rumah itu berkata, “Kamulah tetamu pertama yang meninggalkan rumah ini hidup-hidup. Jiran saya benar-benar gila. Dia biasanya menjerit pada waktu malam untuk menarik perhatian orang. Apabila tetamu keluar, dia membunuh mereka dan menguburkan mayat mereka di belakang rumah.”
Pemuda itu meneruskan perjalanannya, tak sabar-sabar sampai lebih awal.
Selepas beberapa hari dan malam berjalan, pemuda itu sangat penat, tetapi akhirnya dia nampak rumahnya  dari jauh. Waktu itu sudah malam. Ada cahaya dari tingkap dan dia nampak bayang-bayang isterinya. Tetapi dia lihat isterinya tidak bersendirian. Pemuda itu datang lebih dekat dan melihat ada seorang lelaki bersama isterinya. Dia memutuskan untuk menyerbu dan membunuh mereka berdua tanpa belas kasihan. Bagaimanapun, dia menarik nafas panjang dan mengingati nasihat yang ketiga. Lalu dia berhenti, dia memutuskan untuk tidur di luar pada malam itu. Dia tidur di semak, memutuskan untuk membuat keputusan esoknya.
Setelah pagi, dia lebih tenang dan dia berkata dalam hati,  “Saya tidak akan bunuh isteri saya dan kekasihnya. Saya akan kembali kepada majikan saya untuk meminta dia terima saya semula. Tetapi sepelum saya pergi, saya mau katakan kepada isteri saya bahawa  selama ini saya tetap setia kepadanya.”
Dia ke pintu dan mengetuk. Apabila isterinya membuka pintu dan mengenali dia, si isteri menangis dan memeluknya dengan perasaan yang gembira sekali. Suami itu cuba menolak isterinya tetapi tidak berdaya. Kemudian, dengan linangan air mata dia berkata kepada isterinya, “Saya tetap setia padamu tetapi   kamu menghianati  aku.
Isterinya terkejut, lalu dia menjawab, “Bagaiama saya menghianati kamu? Saya tidak pernah menghianati. Saya dengan sabat menanti  kamu selama dua puluh tahun.”

Kemudian si suami bertanya, “Bagaimana dengan lelaki yang kau usap-usapi semalam?”
Isterinya menjawab, “Lelaki itu adalah anakmu. Ketika kamu pergi, saya dapati saya sudah mengandung. Hari ini genaplah umurnya yang kedua puluh tahun.”
Setelah mendengarnya, si suami memohon ampun dari isterinya. Dia berjumpa dan memeluk anaknya. Kemudian dia menceritakan semua yang dia alami selama pemergiannya. Sementara itu, isterinya menyediakan minuman untuk mereka makan besama roti terakhir yang diberikan oleh majikan si suami. Selepas doa kesyukuran, dia  mematahkan roti itu. Di dalam roti itu dia melihat wangnya, semuanya. Bahkan, wang itu lebih daripada gaji yang sepatutnya dia terima bagi kerjanya yang dedikasi selama dua puluh tahun.
Kawan-kawan, begitula umpama Allah mengajar kita. Apabila dia meminta kita buat pengorbanan, dia ingin memberikan kita lebih banyak daripada apa yang kita berikan kepadaNya. Dia mau kita memiliki hikmatNya yang unik dan juga berkat kebendaan.
"RENUNGAN BUAT KITA YG SEMAKIN TUA"

1. Sisα hίdυρ semakin pendek:
» yg boleh kita makan, makanlah;
» yg boleh kita pakai, pakailah;
» yg Ingin kita beli, belilah;
» kalau masih mampu memberi, berilah;
» masih mampu berbagi, berbagilah.

Kerana semua yg ada tidak boleh kita bawa ke kubur. Jangan khuatir dgn ahli waris, Allah yg akan mengatur rezeki selagi mereka berusaha.
Nikmatilah hίdυρ ini dgn pasangan kita selagi masih ada.

2. Sehari berlalu, umur berkurang sehari. Bila kita lewati hari ini dgn berbahagia, kita sangat beruntung, berbuat baiklah & selalu mengucap syukur, kerana kita tdk tahu bila kita akan dipanggil 'pergi'.

3. Waktu cepat berlalu, hidup itu sangat singkat dan susah. Dalam sekejap kita memasuki masa tua, itu PASTI !

4. Bila membandingkan ke atas, kita akan selalu merasa kurang; membandingkan ke bawah, kita merasa lebih; bila kita mampu merasa cukup dan mensyukuri apa yang kita punya, kita pasti bahagia.
Bersyukurlah dengan apa yg kita ada. Manfaatkan ia sebaiknya.

5. Harta, kekayaan, pangkat, kedudukan, kehormatan --- semua itu hanyalah sementara, hanya pinjaman.
Yang terbaik dan terpenting adalah Perilaku Yg Baik, sentiasa membantu orang, tidak berbuat hal2 tercela, mengawal  diri.
Jangan menyakiti hati orang lain kerana karma itu ada...
dan yang terpenting melatih diri agar selalu sihat zahir dan batin.
Ini kerana KESIHATAN adalah KEKAYAAN kita dan modal utama menikmati kebahagiaan hίdυρ ini.

6. Kasih ibubapa  kepada anak2 tidak ada batasnya !!!.
Kasih anak2 terhadap ibubapa jelas batasnya.
Sedarlah! tatkala  anak sakit, hati ibubapa  terhiris;
tapi tatkala ibubapa sakit, anak cuma menengok dan bertanya2 ala kadar...
Anak2 memakai wang orang tua sudah seperti keharusan, tetapi orang tua memakai wang anak semacam pasti tidak berlaku!!!
Oleh itu CUKUPILAH diri sendiri dan berikanlah pada anak seBIJAKSANA mungkin.

7. Rumah ibubapa  adalah rumah anak, tetapi rumah anak belum tentu jadi rumah ibubapanya. Ibubapa selalu memberikan anak2 tanpa batas...  tetapi tidak semua anak akan berbakti kepada ibu bapa. SELAMAT MENITI HARI TUA 😊